kata vina

April 12, 2008

SUNYI

Filed under: cinta, dia, lelaki — vin @ 3:12 am

Dan kesunyian itu semakin meraja
Hanya senyap yang meliputi
Dekap hampa berulang kesekian
Tanpa raga, hati hanya sebuah sisi

Kembali dingin menemani gelap
Sudah berganti hari, kian menepi
Hempas jiwa ke dalam cekam
Terburai sunyi, entah nanti

Surabaya, 12 April 2008
Delvina Bidari
-lima kurang sepuluh pagi-

April 7, 2008

SEMUT-SEMUT

Filed under: hidup — vin @ 7:49 am

ah! sialan!
semakin kurang ajar saja semut-semut ini
berbondong-bondong mengalur di tembokku
yang pucat tertimpa sinar lampu kuning
bersekutu menjadi saksi secuil nikmat surga

brengsek!
sekali lagi aku dikalahkan semut-semut
belum juga klimaks istriku memilih bangkit
sambil melilitkan sarung biru usang ke tubuhnya
‘mereka mengincar makanan kita’, katanya parau

errrggghhh!
aku mengerang bukan karena nikmat
serasa seritu jarum bersamaan menusuk-nusuk kepalaku
‘beras kita juga sudah habis’, lanjutnya

surabaya, 1 april 2008
00:00

KAMAR

Filed under: hidup — vin @ 7:44 am

tidak sempit
cukuplah untukku seorang
tempat bersembunyi di balik selimut
di penghujung malam-malam dingin

dengan siapa aku kini
dia yang menyimpan sebagian kisah
tempat berlari mencari sendiri
di sisa hari yang menyumpaliku penat

pun dia tak berbicara
cukup ada ruang lapang untukku
tempat sebagian waktu berlalu
mungkin juga nanti ketika titik terakhir

surabaya, 31 maret 2008
23.50

Blog at WordPress.com.